Stadion - stadion baru Indonesia demi PD 2022

Stadion Gelora Utama Bung Karno Jakarta tampaknya harus segera berbenah diri agar dapat bersaing dengan stadion - stadion modern yang sedang dibangun di berbagai daerah di Indonesia. Kesuksesan provinsi Kalimantan Timur dalam membangun kompleks stadion Palaran yang digunakan dalam PON kemarin tampaknya memicu daerah - daerah lain di Indonesia untuk membangun berbagai stadion dengan desain yang lebih megah dari Palaran. Dari puluhan rencana pembangunan stadion di berbagai daerah di Indonesia beberapa diantaranya bisa dibilang luar biasa! Stadion yang dahulu hanya bisa kita impikan untuk dibangun di atas tanah bumi pertiwi ini kini sudah banyak yang telah berada dalam tahap penyelesaian akhir.
Yang paling dekat untuk menjadi kenyataan adalah stadion Perjiwa yang berada di Kalimantan Timur. Mulai dibangun pada tahun 2007 stadion ini nantinya akan menjadi pesaing utama saudaranya yang masih berada di satu daerah yaitu stadion utama Palaran. Stadion Perjiwa ini dipastikan akan menjadi stadion tercanggih di Indonesia dengan atap model knock down yang bisa membuka dan menutup sendiri secara digital! LOL! Stadion berkapasitas 35.000 penonton ini nantinya akan menjadi kandang bagi klub Mitra Kukar.
Stadion lain yang juga akan segera menjadi kenyataan adalah stadion Gelora Bung Tomo Surabaya. Stadion ini juga sedang dalam tahap penyelesaian dan direncanakan akan rampung pada tahun 2010 nanti. Sejak mulai dibangun pada tahun 2008 lalu stadion berkapasitas 50.000 penonton ini memang direncanakan untuk menjadi home base klub Persebaya Surabaya yang saat ini masih menghuni stadion Gelora 10 November.
Selain Persebaya dan Mitra Kukar, Persib Bandung dan Persija Jakarta juga mendapat hembusan angin segar dari pemerintah. Kedua klub elit Liga Super Indonesia ini sedang menunggu rampungnya stadion megah mereka yang konon menelan dana ratusan miliar rupiah! Persib Bandung yang saat ini masih menumpang di stadion Si Jalak Harupat sedang menunggu rampungnya stadion berkapasitas 40.000 penonton milik mereka sendiri yang rencananya akan selesai dibangun pada tahun 2011. Stadion tersebut nantinya akan bernama stadion Gedebage Bandung.
Klub Persija Jakarta yang saat ini juga berstatus "menumpang" di Stadion Utama Bung Karno Jakarta tampaknya harus bersabar untuk menunggu stadion baru mereka. Stadion Taman BMW Jakarta yang nantinya akan mereka huni ini dijadwalkan baru akan rampung pada tahun 2011 nanti. Stadion berdesain mirip stadion 'sarang burung' di Cina ini nantinya akan menjadi salah satu stadion modern termegah di Asia! Stadion ini konon akan menjadi Alianz Arenanya Indonesia chuy! Keren gax thu?
Selain stadion-stadion di atas masih ada Stadion Utama Tanjung Pinang (Dompak) dan Stadion Nasional Riau yang dijadwalkan untuk dapat digunakan pada PON 2012, Stadion Landak di Kalimantan Barat, serta Stadion Sudiang di Makassar yang konon akan menjadi stadion terbesar di Indonesia dengan kapasitas 100.000 penonton!!! Lo sudah kaya gini apa Indonesia masih minder bwat jadi tuan rumah Piala Dunia 2022? Maju terus Indonesiaku! Kita pasti bisa!

Baca Selengkapnya...

Meteor yang meledak di Bone kekuatannya 3 kali lipat bom atom!

Kayaknya ga bakalan ada yang nyangka deh low ternyata beberapa waktu yang lalu tepatnya 8 Oktober 2009, meteor yang cukup besar udah meledak di atas langit Bone, Sulawesi Selatan. Meteor tersebut bahkan disebut-sebut sebagai meteor terbesar yang pernah meledak di bumi sejak 1994! Saking besarnya ledakan yang diakibatkan oleh meteor tersebut sebuah alarm infrasound (alat pendeteksi ledakan nuklir) milik Comprehensive Nuclear Tes Ban Treaty Organization (CNTBTO) yang terletak sekitar 10.000 km jauhnya pun mampu mendeteksi ledakan tersebut. Seperti yang dikabarkan oleh spaceweather.com meteor berjenis asteroid yang meledak di Bone tersebut diperkirakan memiliki ukuran sebesar 10 meter dan merupakan asteroid terbesar yang pernah jatuh ke Bumi sejak 15 tahun yang lalu. Sebelumnya pada tahun 1994 meteor yang cukup besar juga pernah menghantam sebuah pulau kecil di Kosrae di kepulauan Pasifik (asteroid terbesar yang pernah tercatat jatuh ke bumi berukuran 60 meter, jatuh di Tunguska, Rusia pada 1908!).
Meteor yang jatuh di Bone kemarin memiliki kekuatan ledakan setara dengan kekuatan ledakan 2 sampai 3 bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima pada perang dunia II lalu. Bayangkan apa jadinya kalau meteor ini sampai jatuh di area yang padat penduduknya! Mantab khan? hehe.. Untungnya, meteor yang jatuh di Bone kemarin tidak sampai mendarat langsung ke tanah. Meteor tersebut meledak di langit Bone dan sempat menggegerkan masyarakat sekitar karena diperkirakan sebagai ledakan pesawat di udara. Ledakan tersebut menyebabkan tanah dan bangunan-bangunan bergetar serta membuat langit bergemuruh!
Meteor Bone kemarin juga sempat membuat para ilmuan dunia merasa kecolongan karena mereka tidak berhasil mendeteksi kedatangan dari asteroid besar ini. Berdasarkan data statistik mengenai populasi asteroid yang beredar di sekitar bumi, asteroid-asteroid sebesar ini biasa menghantam bumi dalam kisaran 2 - 12 tahun sekali. Walaupun demikian para ilmuwan tetap saja menyesalkan tentang mengapa asteroid ini tidak terdeteksi oleh mereka karena setidaknya apabila asteroid ini dapat mereka deteksi merekapun dapat membuat tindakan preventif untuk mencegah adanya korban jiwa apabila meteor ini benar-benar jatuh menghujam bumi. Kita gamaw ada tragedi laghie khan?

Baca Selengkapnya...

2012, melanjutkan kontroversi bukunya..

Masih inget gax betapa hebohnya reaksi masyarakat ketika sebuah buku berjudul 2012 diluncurkan di seluruh dunia beberapa waktu yang lalu? Berbagai lapisan masyarakat dari yang tua sampai muda terus-menerus membahas buku tersebut. Berbagai stasiun televisi-pun terus-terusan membahas kebenaran buku yang menjelaskan tentang akan terjadinya kiamat pada 2012, apalagi konon ramalan dalam buku ini diambil berdasarkan kalender suku Maya yang konon merupakan kalender paling rumit dan akurat di planet ini. Buku tersebut memang menjadi sangat populer berkat ramalan tentang akan terjadinya kiamat pada 2012 yang didasarkan dari beberapa sumber kuno 'populer' dimana salah satunya adalah kalender Maya tersebut.
Pada kalender bangsa Maya, tanggal 21 Desember 2012 merupakan akhir dari perhitungan kalender tersebut. Ilmuwan dan para pecandu kalender tersebut pun lalu banyak yang bertanya-tanya dan akhirnya menyimpulkan sendiri mengapa tanggal tersebut menjadi akhir dari sistem penanggalan bangsa Maya tersebut. Teori yang paling terkenal dan juga menghebohkan adalah teori bahwa tanggal 21 Desember 2012 tersebut merupakan akhir dari waktu di bumi ini, dengan kata lain setelah tanggal tersebut sudah tidak ada lagi tanggal-tanggal lainnya aliaaaass.....,,bumi ini akan kiamat pada tanggal tersebut! Teori tersebut hanyalah satu dari banyak teori lain tentang mengapa orang Maya menjadikan tanggal tersebut menjadi tanggal terakhir dalam kalender mereka namun memang tidak bisa dipungkiri juga bila masyarakat kita memang sangat senang dengan tema kiamat sehingga teori tersebutpun menjadi yang paling populer dan paling digemari oleh masyarakat kebanyakan! Haha!
Nah, menyadari faktor tersebut Sony Pictures lantas berusaha memvisualisasikan apa saja yang akan terjadi pada tahun 2012 melalui film terbaru mereka yang berjudul "2012". Dalam film tersebut dikisahkan bahwa umat manusia di planet bumi akan mengalami ujian terberatnya yaitu menghadapi kiamat di bumi! Dengan mengandalkan efek CG supercanggih Hollywood film ini memang benar-benar mampu memvisualisasikan berbagai bencana alam super yang menyebabkan terjadinya kiamat seperti gempa bumi mahadahsyat yang mampu membelah bumi, hujan meteor, banjir bandang, sampai dengan meletusnya supervolcano Yellowstone di Amerika.
Film ini mengisahkan tentang perjuangan umat manusia untuk dapat selamat dari hari kiamat tersebut. Dalam film tersebut dikisahkan tentang sebuah organisasi rahasia yang bernama IHC atau Institute for Human Continuity. Organisasi ini mendapat tugas dari pemerintahan di seluruh dunia untuk menyelamatkan umat manusia apabila hari kiamat benar-benar datang. Menyadari hari kiamat memang akan segera terjadi mereka pun membuat sebuah kapal ruang angkasa raksasa di bawah gunung Himalaya. Kapal ini nantinya berfungsi seperti kapal nabi Nuh yaitu menyelamatkan spesies makhluk hidup di Bumi terutama manusia dan nantinya menciptakan Bumi yang baru di tempat lain.
Keren khan? Film berbudget $200 juta ini memang berhasil memvisualisasikan dengan baik seluruh bencana alam super yang menjadi cerita utama di film ini. Efek-efek komputernya juga akan sangat memanjakan mata kita. So, jangan lupa yah bwat nonton filmnya! Film ini rencananya akan direlease serentak di seluruh dunia pada tanggal 13 November 2009, bwat yang uwda pada ga sabar untuk nonton atau sekedar pengen nyicipin efek-efek canggih film ini kalian uda dapat liat trailernya di bawah ini.. Met nonton guyz!



Baca Selengkapnya...
Category: 0 komentar

Danau Toba, 'supervolcano' yang nyaris memusnahkan manusia..

Beberapa waktu yang lalu santer terdengar kabar bahwa Indonesia akan mengalami bencana letusan gunung berapi maha-dahsyat yang konon akan mengembalikan bumi kembali ke zaman es. Letusan tersebut akan terjadi di belahan barat Indonesia tepatnya di Provinsi Sumatra Utara... Adakah gunung berapi raksasa di Sumatra yang mampu menyebabkan bencana sedahsyat itu? Bagi para penggemar National Geographic ataupun Discovery channel mungkin sudah mengetahui gunung yang dimaksud diatas. Banyak orang mungkin sudah tidak menyadari tentang keberadaan gunung tersebut karena wujudnya sudah menjadi danau raksasa! Ya ya ya.. Gunung tersebut kini memang telah berubah wujud menjadi danau terbesar di Indonesia, Danau Toba... Danau Toba yang selama ini kita kenal sebenarnya merupakan supervolcano atau gunung berapi super dimana gunung berapi seperti ini memiliki kantung magma yang sangat besar dimana letusannya akan menghasilkan kaldera yang juga sangat luas dan bahkan dapat berukuran puluhan kilometer! Dalam kasus danau Toba, kaldera yang amat besar itulah yang kemudian kita kenal sebagai danau raksasa dengan pulau Samosir berada ditengahnya.
Untuk sekedar diketahui, danau Toba sendiri berukuran panjang 100 km dan lebar 30 km. Bayangkan,berapa besar ledakan yang dapat diakibatkan oleh kaldera sebesar itu! Menurut penelitian para ilmuwan, danau Toba terakhir kali meletus 73-75.ooo tahun yang lalu dan merupakan letusan supervolcano terakhir yang pernah terjadi di bumi. Sebelumnya danau Toba juga sudah pernah meletus sebanyak 2 kali yaitu pada 840 dan 500 juta tahun yang lalu. Masing-masing menyebabkan terbentuknya kaldera di selatan dan utara danau Toba. Letusan ketiga merupakan letusan terbesar yang akhirnya membentuk danau Toba seperti yang kita kenal sekarang.
Letusan terakhir itu sendiri konon menghasilkan debu vulkanik yang menyebar ke separuh bumi dari Cina sampai ke Afrika Selatan dan menyebabkan kematian massal serta kepunahan dari beberapa spesies. Letusan tersebut terjadi selama 1 minggu lamanya dan lontaran debunya mencapai 10 km diatas permukaan laut! Menurut beberapa bukti DNA, letusan ini juga menyusutkan jumlah populasi manusia sampai 60% dari jumlah populasi manusia yang pada saat itu berjumlah sekitar 60 juta jiwa. Letusan tersebut juga diperkirakan sebagai pemicu terjadinya zaman es akibat dari abu vulkaniknya yang menutupi separuh bumi dan menghalangi masuknya sinar matahari ke bumi. Sebagai perbandingannya, letusan gunung Tambora saja dulu menyebabkan kacaunya iklim di bumi yang ditandai dengan tidak adanya musim panas di Amerika Utara dan Eropa saat itu. Owh ya, pulau Samosir sendiri terjadi akibat dari adanya tekanan ke atas dari sisa magma yang belum keluar saat letusan besar terjadi.
Nah, sekarang uwda kebayang khan apa yang bakalan terjadi kalau danau Toba kembali meletus saat ini? Mudah-mudahan aja desas desus yang kita denger belakangan ga bakalan terjadi.. amin......

Baca Selengkapnya...